almatuq.sch.id – Salah satu kelebihan pesantren Al-Ma’tuq adalah perhatiannya terhadap para alumninya. Para alumni yang telah lulus senantiasa tetap mendapatkan dukungan pesantren untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan para alumni memiliki wadah untuk bersilaturahmi dan berbagi informasi. Diantara organisasi tersebut adalah Ikatan Keluarga Ma’had Al-Ma’tuq (IKMAL). IKMAL merupakan organisasi yang beranggotakan alumni-alumni Ikhwan dari Markaz Al-Ma’tuq.

Pada kesempatan kali ini, Bidang Kesantrian dan IKMAL dapat menyelenggarkan acara Talkshow Santri Bersama Alumni yang bertajuk “Meraih Asa Untuk Menggapai Cita” pada sabtu malam 13 Agustus 2022. “Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi dan motivasi kepada adik-adik santri berkenaan dengan Perguruan Tinggi di Timur Tengah agar kelak mereka dapat melanjutkan studinya disana” tutur Ustadz Mochammad Restu Fauzi selaku Kabid Kesantrian.

Talkshow kali ini spesial karena dihadiri langsung oleh para alumni yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah. Kebetulan mereka sedang menghabiskan masa liburannya di Indonesia dan berkesempatan hadir dalam acara ini. Para alumni tersebut adalah Bimo Tara dan Alwi Dahlan dari angkatan 9, dari Universitas King Khalid. Kemudian ada Bagas Fauzi Pasha, Muflih Muzakki, Firman Zaenal Abidin, Ihsan Praditia, dan Panrais Shaffat dari Angkatan 8. Kelimanya dari Universitas Islam Madinah.

Acara malam itu sangat mengesankan bagi para santri dan alumni, karena bisa saling bertanya dan memotivasi para santri secara langsung agar bisa melanjutkan studinya nanti ke Perguruan Tinggi di Luar Negeri khususnya ke Timur Tengah.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah tips dan trik sukses meraih beasiswa pendidikan di Timur Tengah. “Intinya harus selalu berusaha dan diiringi do’a yang kuat” terang Ustadz Firman. Pembicara lain secara bergantian juga menjelaskan kegiatan-kegiatan di luar kampus yang bisa dilakukan selama menjadi mahasiswa dan keseruan lainnya yang disampaikan pada malam itu. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB. Rasanya waktu tidak cukup untuk silaturahmi yang sangat seru malam itu. Kemudian acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan film dokumenter kampus-kampus di Timur Tengah. Semoga semua santri dapat meraih cita-cita mulia nya, amin. Barakallahu fiikum

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.