almatuq.sch.id – Santri kelas XII memasuki babak baru dalam rangkaian ujian Akhir di Markaz Al-Ma’tuq. Setelah pada September kemarin para santri kelas XII bergelut dalam praktik Khutbah Jum’at dan Imamah. Kali ini mereka akan memasuki ujian Tadribut Tadris (Praktek Mengajar). Sama halnya dengan ujian prkatik Khutbah Jum’at dan Imamah, Tadribut Tadris merupakan ujian yang menjadi syarat kelulusan santri kelas XII Markaz Al-Ma’tuq.

Tadribut Tadris adalah praktik mengajar yang akan dilaksankan oleh para santri kelas XII. Setelah sebelumnya mempelajari turuqut tadris (teori tata cara mengajar) yang diajarkan di kelas dan di ujian sekarang giliran mempratekkannya, dimana satu per satu dari mereka akan mengajar adik-adik kelas dari jenjang MTs di kelasnya masing-masing. Kegiatannya in syaa Allah dimulai pada tanggal 29 Oktober mendatang dan berakhir pada 05 November.

Sebagai persiapan, tanggal 17 Oktober, santri kelas XII berkumpul di aula Fahd dalam acara pengarahan Tadribut Tadris. Pada pengarahan tersebut, Mudir Markaz Ustadz Anfalullah berpesan bahwa santri Markaz Al-Matuq harus punya skill mengajar. “Walaupun semuanya tidak akan jadi guru tapi semuanya adalah guru” senada dengan apa yang disampaikan mudir, Kabid Pendidikan Ustadz Irwansyah Ramdani juga berpesan “Walaupun tidak jadi guru, setidaknya kalian akan (menjadi guru) mengajarkan keluarga kalian

Dalam rentan waktu satu minggu dari pengarahan Tadribut Tadris, para santri kelas XII akan mempersiapkan segala hal. Mulai dari I’dad (rancangan pembelajaran) hingga simulasi mengajar di kelas. Segala persiapan akan dibimbing oleh mentor yang telah diberikan kepada masing-masing kelompok.

Semoga para santri kelas XII diberikan kemudahan dalam menghadapi ujian Tadribut Tadris. Semangat berjuang bagi para santri kelas XII dan jangan lupa agar selalu menjaga kesehatan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *