almatuq.sch. id – Jum’at, 29 Juli 2022, Bagian Bahasa Markaz Al-Ma’tuq mengadakan acara Pembukaan Muhadhoroh 3 Bahasa yang disaksikan seluruh santri.

Acara yang berlangsung di Masjid Jami’ Al-matuq ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan muhadhoroh 3 bahasa untuk satu tahun kedepan.

Muhadhoroh 3 Bahasa sendiri merupakan program unggulan Markaz yang wajib diikuti seluruh santri Markaz Al-Ma’tuq. Di dalam kegiatan ini santri akan belajar bagaimana cara berpidato di depan khalayak ramai. Tidak hanya berpidato dengan bahasa Indonesia, para santri diajarkan berpidato dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Pada  pembukaan acara,  Mudir Markaz ditemani jajaran Asatidzah Markaz Al-Ma’tuq serta Kabag Bahasa beserta jajarannya dari HI dan OSMA turut menghadiri acara tersebut.

Acara siang kemarin bertajuk 3 bahasa, pemandu acara pun memandu acara dengan bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Kabag Bahasa Ustadz Ujang Mulya juga mengingatkan kegiatan muhadhoroh 3 bahasa selain mengasah kemampuan santri dalam berbahsa Arab, Inggris, dan Indonesia merupakan ajang bagi para sanrti untuk mengasah kemampuan public speaking.

Kemudian Mudir Markaz juga menegaskan kepada seluruh santi bahwa perkataan yang paling baik adalah perkataan orang yang mengajak lawan bicaranya kepada mentauhidkan Allah. Sebagaimana firman Allah yang berbunyi “Dan siapa yang memiliki perkataan yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada Allah?”. “Semua santri Al-Ma’tuq harus bisa menjadi singa mimbar untuk mendakwahkan islam kepada masyarakat.” Tegas Ustadz Anfal dalam sambutannya.

Di sela-sela motivasinya Mudir markaz menyampaikan tips-tips berpidato yang baik. Pembicara yang baik harus memiliki empat poin. Empat poin itu adalah percaya diri, good looking, tehnik vokal dan gestur tubuh atau body language.

Kemudian acara ini ditutup dengan penampilan pidato oleh tiga santri yang masing-masing membawakan pidato bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.