almatuq.sch.id – Akhir pekan kemarin, Ali Akbar dan Muhammad Ihsan yang merupakan juara KSM tingkat kabupaten mengikuti KSM tingkat Provinsi. Bersamaan dengan itu, Universitas Muhammadiyah Sukabumi kembali mengadakan perhelatan bertajuk “English Contest” tingkat nasional. Alhamdulillah kontingen dari Pesantren Al-Ma’tuq dapat lolos dan tampil sampai babak final dalam kompetisi tersebut.

Pada tahun ini ada satu santri dari markaz Al-Ma’tuq yang lolos ke babak final English Contest. Sebelumnya ada empat santri yang diutus dalam babak seleksi secara online. Atas keputusan juri, hanya Muhammad Azka Zhafran Yapari yang lolos dan layak mengikuti babak final dalam cabang story telling di Gedung B12 Universitas Muhammadiyah Sukabumi pada Ahad kemarin.

Selain satu utusan dari Markaz Al-Ma’tuq, ikut serta pula Muhammad Arkan dan M Gifary Syah Zahran santri Markaz Al-Bassam dan Dealova Electra Fatihah dari Markaz Al-Zamil. Dua santri Al-Bassam lolos ke final untuk cabang speech dan Dealova lolos dalam cabang story telling.

“Cukup pas waktu dua minggu untuk persiapan properti, menghafal teks dan belajar pronunciation” jawab Azka ketika ditanya tentang persiapan untuk babak final sejauh ini. Cerita yang dibawakan oleh Azka berjudul ”Elf and Shoe Maker”. Azka sendiri mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan juga unik. “Perasaannya panik, aneh, tegang bercampur aduk karena penontonnya perempuan” terang Azka sambil tertawa kecil. Azka memang satu-satunya finalis laki-laki dari sepuluh finalis dalam cabang story telling. Setelah muncul pengumuman juara, hanya Azka yang belum berkesempatan menyabet juara.

Adapun Ali dan Ihsan yang telah mengikuti KSM tingkat Provinsi masih menunggu hasil pengumuman pada 14 September nanti, semoga mendapat hasil yang terbaik. Semangat dan perjuangan Ali dan Ihsan hingga ke tingkat provinsi patut diapresiasi. Ihsan mengaku senang bisa lolos ke tingkat provinsi “Alhamdulillah, dengan lolos sampai tingkat ini, ana bisa membanggakan orang tua” tuturnya dengan senyuman khas.

Selamat dan sukses atas prestasi dan perjuangannya, semoga santri Al-Ma’tuq lainnya bisa kembali mencatatkan prestasi di kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.