almatuq.sch.id – Waktu demi waktu terus berlalu, tidak terasa waktu berjalan begitu cepat, yang akhirnya tibalah di ujung perjuangan selama di Pesantren, di mana pada hari Sabtu, 11 Mei 2024 Angkatan 14 Markaz Al-Ma’tuq beserta Angkatan 2 Markaz Al-Bassam mengakhiri perjuangannya di Pesantren dengan Haflah Takhrij dan Pelepasan Khidmah. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada pukul 07.30, bertempat di Gedung Serba Guna Aula Auliya dan dibawakan oleh Akh Zhafran Ahmad, Akh Ghifari Syah Zahran dan Akh Ayman Hakim.

Sebelum pembukaan kegiatan, seluruh Khidmah Markaz Al-Ma’tuq angkatan 14 dan Khidmah Markaz Al-Bassam angkkatan 2 memasuki balai pertemuan secara berurutan. Kemudian kegiatan dilanjutkan dibuka yang disusul dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an beserta terjemahnya yang dilantunkan oleh ustadz Tsaqif Jauharul dari Al-Bassam, ustadz Zaki Waliyurrahman dan ustadz Azzam Athallah dari Al-Ma’tuq. Setelah lantunan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan prakata Khidmah Al-Ma’tuq yang disampaikan oleh ustadz Rafi Budiman.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq ustadz Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd. I., Musyrif ‘Am Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah ustadz Ahmad Zawawi bin Nawawi, BA, Dipl.PG., Camat Cisaat yang diwakili oleh wakilnya dan diakhiri dengan sambutan dari Kemenag Kab. Sukabumi H. Dadang Ramdani, M. Si.. Di antara penyampaian sambutan-sambutan tadi, ada penayangan video dokumenter dari Khidmah Al-Ma’tuq angkatan 14 dan Khidmah Al-Bassam angkatan 2. Setelah sambutan, seluruh tamu undangan diberikan cinderamata oleh Pesantren Al-Ma’tuq.

Setelah itu, kegiatan mulai memasuki agenda inti yaitu Pembacaan SK Kelulusan & Prosesi Wisuda yang dibacakan oleh ustadz Anfalullah, BA., M. Pd. dan ustadz Mumuh Mukhtaruddin, BA., M. Pd., di mana seluruh asatidz Khidmah Al-Ma’tuq dan Al-Bassam dipanggil satu per satu beserta wali nya untuk menaiki panggung dan menerima ijazah dari Musyrif ‘Am Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah serta bersalaman dengannya dan bersalaman dengan Kemenag Sukabumi, Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq, Mudir Markaz Al-Ma’tuq dan Mudir Markaz Al-Bassam. Kemudian, setelah menerima Ijazah, asatidz Khidmah Al-Ma’tuq dan Al-Bassam melakukan photobooth bersama wali nya masing-masing di ujung panggung.

Kemudian agenda dilanjutkan dengan pengumuman prestasi Khidmah yang diumumkan oleh ustadz Hasan Asy’ari, B. Sh., M. Pd.. Adapun kategori prestasi Khidmah dari Markaz Al-Ma’tuq meliputi Khidmah Terbaik yang diraih oleh ustadz Ardhika Fadhlan, ustadz Azhim Annajahi dan ustdaz Arkan Fawwaz. Kemudian kategori Khidmah Favorit yang diraih oleh ustadz Isra Mawardi dan ustadz Abdillah Qisthi. Selanjutnya ada kategori ‘Idad Jami’i Teladan yang diraih oleh ustadz Ali Ibrahim, ustadz Rahmat Firtzi dan ustadz Aqwam Khalil. Terakhir dari Markaz Al-Ma’tuq ada kategori Mutaba’ah Terbaik yang diraih oleh ustadz Rizqi Maulana, ustadz Rafi Budiman dan ustadz Ahmad Naufal Maulana. Selain itu, ada juga kategori 30 Juz yang diraih oleh ustadz Akhdan Sedayu, ustadz Alif Zianur, ustadz Aflah Bari, ustadz Fahdly Athailla, ustadz Alif Mus’ab, ustadz Matin Hakaman, ustadz Rafif Rayhan, ustadz Isra Mawardi, ustadz Azzam Athallah, ustadz Rahmat Firtzi, ustadz Azzam Fauzie, ustadz Naufal Putra dan ustadz Syuraih.

Tidak terasa 4 jam berlalunya kegiatan Haflah Takhrij dan Pelepasan Khidmah, sampailah pada penghujung kegiatan dan pembawa acara pun menutup kegiatan dengan do’a Kaffaratul Majelis. Setelah kegiatan ditutup suasana yang sebelumnya bahagia, kini bercampur dengan tangis haru di mana Khidmah Al-Ma’tuq angkatan 14 serta Khidmah Al-Bassam angkatan 2 berpamitan sesama temannya dan juga tidak lupa berpamitan dengan Asatidzah. Di antara momen berpamitan dengan asatidzah, ada satu momen yang paling bikin terharu yaitu berpamitan dengan Al Ustadz Irwansyah Ramdani, S.S, M. Pd. di mana beliau merupakan ustadz yang seperti Ayah sendiri karena hanya beliau lah satu-satunya ustadz yang selalu menemani serta mendorong santri-santri nya di kala suka maupun duka layaknya seorang anak. Semoga apa-apa yang telah diperjuangkan bersama dapat terasa manfaat nya seluas samudera dan tak terlupakan hingga akhir hayat.

Redaktur: Muhammad Abdillah Qisthi
Editor: Lutfi Junaedi Abdillah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

 

Bismillah...

Klik kontak kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Ada yang bisa kami bantu?