almatuq.sch.id – Rakyat Indonesia kembali memasuki momen bersejarah yaitu memperingati hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan bebas nya bangsa ini dari kezaliman, penjajahan.

Inilah peran penuntut ilmu, memberantas segala bentuk kezaliman di muka bumi ini. Memberantas kezaliman kepada Allah dan Rasul-nya serta kezaliman kepada makhluk nya.

Pesan Mudir Markaz Al-Zamil Ustadz Latif Maulana dalam apel pengibaran bendera merah putih menerangkan apa itu hakikat kemerdekaan beliau menyebutkan bahwa:

Kapankah seorang muslim dikatakan merdeka? Yaitu, ketika kaki kanannya menginjak surga, bagaimana cara agar kaki kanan menginjak surga? Yaitu beriman dengan iman yang sempurna, bagaimanakah cara menyempurnakan iman? Seperti sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam, “Tidaklah salah seorang diantara kalian beriman (dengan iman yang sempurna) sampai ia mencintai saudara nya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri” Membahagiakan saudara kita menjaganya dari bahaya dan kezaliman serta menolongnya dalam kebaikan.

Pesantren Al-Ma’tuq Markaz Al-Zamil turut serta dalam memperingati hari kemerdekaan yang ke-77 tersebut dengan melaksanakan upacara bendera dan perlombaan-perlombaan menarik untuk santriwati.

Markaz Al-Zamil mengadakan acara Independence Square. Independence Square adalah kegiatan untuk menanamkan rasa cinta terhadap tanah air, melatih ketangkasan, daya pikir, dan wawasan santriwati melalui lomba yang berhubungan dengan pengetahuan umum.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi kegiatan di hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-77.

Dimulai dengan upacara bendera pada pukul 07.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan perlombaan untuk santriwati hingga pukul 11.40 WIB. Dan pada malam harinya santriwati berkumpul di Aula Markaz Al-Zamil untuk menghadiri penutupan kegiatan serta pembagian hadiah.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengimplementasikan visi pesantren, yaitu “Pesantren yang menyelenggarakan pendidikan islam secara optimal, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, untuk melahirkan generasi yang unggul dalam aqidah, ibadah, dan akhlaq secara integral, memiliki wawasan internasional dan mampu menghadapi tantangan global”. Serta misi pesantren pada poin kelima, yaitu ” Menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”

Semoga Allah senantiasa menjaga negeri ini dari kezaliman dan murkanya. Dan semoga dengan diadakannya kegiatan ini, santriwati Markaz Al-Zamil dapat mengambil banyak pelajaran dan bisa menambah kecintaannya terhadap tanah air Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.