almatuq.sch.id – Alhamdulillah. Congrats to our students, Muhammad Arkan & Muhammad Gifary Syah Zahran, who have won the 2nd & 3rd place of speech category in English Contest 2022.

Setelah puji dan syukur yang telah kami panjatkan kepada Allah Azza wa jalla , kami akan sedikit bercerita tentang nikmat yang telah Allah berikan ini, melanjutkan cerita yang telah kami beberkan dua pekan lalu.

Pada Ahad, 11 September 2022 M, kami dari Markaz Tahfizh Al-Bassam melanjutkan perlombaan ENGLISH CONTEST 2022 tahap babak final di Universitas Muhammadiyah Sukabumi, acara ini diselenggarakan secara offline (tatap muka).Untuk diketahui Markaz Albassam merupakan salah satu unit cabang dari Pesantren Almatuq Sukabumi.

Babak final ini hanya bisa diraih oleh 10 peserta, dengan nikmat Allah dua diantaranya adalah santri Markaz Al-Bassam yaitu Muhammad Arkan dan Muhammad Gifary Syah Zahran, keduanya menduduki bangku kelas 11. Lomba yang mereka ikuti adalah kategori SPEECH/PIDATO. Secara teknis setiap peserta diminta untuk berpidato dan tentunya dinilai oleh sang juri. Terakhir hasil diumumkan satu jam berikutnya setelah semua peserta menyelsaikan pembacaan pidato inggris tersebut. Dan dalam perlombaan ini Kompetitor mereka adalah siswa/i sekolah umum yg notabene program bahasa inggrisnya diatas kertas jauh lebih baik dari Al-Bassam.

Alhasil Alhamdulillah mereka berdua bisa berdiri dipodium bergandengan untuk mendapatkan penghargaan atau hadiah yang diapresiasi oleh pihak yang mengadakan lomba tersebut.

Muhammad Arkan menduduki posisi juara ke-2, dan Muhammad Gifary menduduki posisi juara ke-3. Alhamdulillah.

Pada esok harinya bagian dokumentasi/media mengucapkan selamat, dan menanyakan apa kesan dan pesan mereka dengan lomba yang pertama kali mereka ikuti. Muhammad Gifary menuturkan bahwa ia sangat semangat ketika lomba sudah digelar dan sangat optimis menjadi juara. Adapun Muhammad Arkan pada awalnya sangat pesimis, tidak menyangka bisa meraih juara 2, “hanya mengandalkan jalur langit saja, yaitu bertawakal kepada Allah Azza wa jalla. lebih susah persiapan latihannya dari pada lombanya” tutur Muhammad Arkan, akan tetapi dalam akhir acara Muhammad Arkan berhasil meraih peringkat juara 2.

Adapun Ust. Tegar selaku Guru Bahasa Inggris sekaligus yang menpendamping lomba menyampaikan: “Dari awal proses persiapan, latihan setiap hari, sampai lolos masuk final. Arkan dan Ghifary sangat penuh antusias untuk mengikuti lomba ini. Meskipun menjadi juara bukankah tujuan utama. Hal yang paling luar biasa adalah; semangat yang tak pernah mengenal lelah, dan tak berhenti untuk terus muroja’ah Al-Qur’an disela-sela kesibukan untuk mengikuti lomba. Semoga dengan ini bisa menjadi motivasi bagi ananda dan santri-santri yang lainnya bahwa ketika kita sibuk menghafal Al-Qur’an bukanlah suatu halangan untuk bisa menjadi siswa berprestasi.

Sedikit kutipan kata dari Muhammad Arkan “Tidak mengapa pesimis dihadapan mahluk, yang penting selalu optimis dihadapan yang maha kuasa”

Your diligent work, supplication and arrangement paid off. Well done to the students and mentor!
Enjoy most of your freshly discovered acclaim and the prizes. May Allah’s Blessings be Upon us always. Best wishes!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.