almatuq.sch.id – Kabar gembira kembali datang dari alumni Pesantren Al-Ma’tuq. Pekan kemarin, tepatnya hari Sabtu tanggal 07 November 2022, satu diantara alumni Markaz Al-Ma’tuq kembali terbang ke kota Madinah dalam rangka tholabul-‘ilmi. Namun, bukan Universitas Islam Madinah yang dituju, adalah Abdul Aziz alumni yang kemarin berangkat ke Madinah dinyatakan resmi menjadi Mahasiswa Universitas Taibah dan telah menjajakan kaki di sana tepat Ahad kemarin tanggal 08 November. Ia menjadi Alumni pertama dari Pesantren Al-Ma’tuq yang menjadi mahasiswa disana.

Sama halnya dengan Universitas Islam Madinah, Universitas Taibah berlokasi di kota Madinah Arab Saudi. Berjarak kurang lebih 5 KM dari Universitas Islam Madinah, Universitas Taibah menjadi pilihan favorit para penuntut ilmu yang ingin belajar di Kota Madinah. Alhamdulillah Abdul Aziz yang merupakan alumni Angkatan 11 Markaz Al-Ma’tuq yang lolos seleksi masuk Universitas Taibah.

Abdul Aziz berkenan membagikan perjuangannya dalam wawancara kemarin, ia menceritakan perjalanannya mendaftar di Universitas Taibah yang terbilang cukup panjang. Dimulai pada tahun 2021 lalu, Universitas Taibah sudah membuka pendaftaran via online di situs resmi Universitas Taibah. Aziz Bersama ribuan pendaftar lainnya dari seluruh negeri mulai mendaftarkan diri. Pada awal Januari 2022, Aziz mendapatkan kabar bahwa dirinya menjadi murasyah mabdai atau calon siswa yang diterima.

Pada bulan September Aziz kembali mendapatkan kabar dari Taibah bahwa dirinya kini menjadi pendaftar maqbul mabda’i atau sebagai siswa yang diterima. Tentunya perjalanan Aziz belum berhenti sampai di sini. Aziz harus melengkapi data administrasi dan pada bulan berikutnya Aziz harus melewatkan sesi obtaining visa. Setelah tahap akhir yang berisikan berkas-berkas imigrasi, tepat pada pekan kemarin pihak kampus mengirimkan e-ticket via email.

Sebelum berangkat ke Madinah, Aziz sempat menyambangi Markaz Al-Ma’tuq dan berpamitan dengan seluruh Asatidzah. Sebagai bekal di kota Madinah nanti, Mudir ‘Am dan Ustadz Irwansyah memberikan nasehat dan pesan kepada Aziz. Aziz menjelaskan pesan yang dititipkan kepadanya kemarin mengingatkan bahwa kesempatan belajar di kota Madinah merupakan nikmat yang harus disyukuri. Kemudian juga pentingnya selalu mengaitkan kegiatan sehari-hari kepada tholabul-‘ilmi, tak hanya di kelas-kelas tapi halqoh-halqoh di luar kelas dari para masyayikh juga sebaiknya rutin dihadiri. Kegiatan tersebut juga bisa menjdai sarana memperkenalkan Pesantren Al-Ma’tuq di lingkungan Universitas Taibah.

Perjalanan menuntut ilmu Abdul Aziz ini menjadi pelajaran bagi santri Al-Ma’tuq lainnya. Mengingat semangat Abdul Aziz yang tak berhenti unutk menuntut ilmu. Perlu diketahui selama penantiannya 1 tahun penuh, Aziz telah diterima sebagai mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok. Hingga akhirnya di akhir semester 2, Aziz mendapat pengumuman kelulusan dari Universitas Taibah Madinah.

Aziz pun berharap bisa menjadi diri yg lebih baik dari segi ilmu maupun akhlak, dapat belajar sambil beribadah, bisa duduk satu majelis ilmu dengan para masyaikh, serta menjadi gerbang untuk diterimanya pelajar-pelajar indonesia lainnya secara umum dan lulusan Al-Ma’tuq secara khusus di Universitas Thayyibah. Semoga santri-santri Al-Ma’tuq selalu diberi kemudahan dalam menunut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi baik itu di dalam maupun luar negeri, amin.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *