Dua Orang Alumni Diterima di Universitas Ummul Qura Makkah

HAMDANI1
Tampak Muhamad Yusuf Hamdani sedang menyampaikan
khutbah wada’ di depan Asatidzah dan santri

Rasa haru menyeruak saat mendengar kata-kata pamit dari salah seorang alumni Pesantren Al-Ma’tuq, Muhammad Yusuf Hamdani, yang disampaikannya selepas shalat Zhuhur di Masjid Al-Ma’tuq hari ini, Senin (26/01/2015).

Asatidzah dan para santri menyimak setiap kata yang diutarakannya dalam bahasa Arab yang fasih, dilanjutkan dengan versi terjemahan bahasa Indonesia, mengingat tidak semua santri sudah mampu memahami bahasa Arab dengan baik.

“Saya berpesan kepada adik-adik kelas saya, dalam menepuh pendidikan di sini untuk senantiasa berdoa, berusaha dengan sungguh-sungguh, bersabar, dan bertawakkal agar mendapatkan keberhasilan di kemudian hari.” Demikian Hamdani yang asli Sukabumi itu memotivasi adik-adik kelasnya.

Hamdani pun kemudian berpamitan kepada seluruh asatidzah dan santri, juga memohon doa dari semuanya, mengingat keesokan harinya hendak berangkat ke Jakarta, lalu terbang ke tanah suci untuk menimba ilmu di Universitas Ummul Qura Makkah Mukarramah.

Hamdani tak sendirian, ada dua orang alumni Al-Ma’tuq yang tahun ini mendapat panggilan belajar di universitas ternama yang terletak di kota kelahiran Nabi kita itu.

Empat hari yang lalu (22/01/2015), Ujang Mulya, yang juga alumni asal Sukabumi, telah lebih dulu lepas landas ke udara, dan saat ini dipastikan tengah berasyik masyuk menapaktilasi kota penuh sejarah itu, sambil menunggu masa perkuliahan yang konon baru dimulai pada awal Februari 2015.

“Siapa di antara kalian yang kelak ingin belajar di negeri Saudi?” tanya Mudir kepada para santri seusai Hamdani menyelesaikan “khutbah wada’”-nya. Hampir semua santri berlomba meninggikan jari-jarinya seolah tidak mau ketinggalan.

Semoga jarak antara Al-Ma’tuq – Makkah semakin dekat dengan jalan yang telah dibuka pertama kali oleh Hamdani dan Ujang Mulya tahun ini. Allâhumma Amin.. (AHB)