Uang Saku Santri Al-Ma'tuq

Segerombolan santri tampak antusias melihat pengumuman yang ditempel di kaca kantor. Bukan, mereka bukan melihat informasi kelulusan atau hasil ujian di Pesantren. Tapi pemandangan tersebut terjadi setiap kali santri ingin mengecek adakah kiriman uang saku untuk mereka dari orangtuanya?

Pesantren Al-Ma’tuq memang biasa menerima titipan uang jajan santri yang dikirim para orangtua melalui rekening Pesantren. Supaya adanya titipan tersebut diketahui oleh santri bersangkutan, maka kiriman-kiriman dimaksud diumumkan (ditempel) di kaca kantor sehingga dimaklumi oleh semua.

Namun pengumunan itu tidak bisa dilakukan setiap hari, karena mengecek dana masuk di bank dan merekapnya perlu waktu tak seperti membalik telapak tangan.. Bidang administrasi sebagai penanggungjawab rekening pesantren hanya bisa menempel sepekan dua kali:

* Penerimaan titipan hari Selasa, Rabu, Kamis dan Jum’at ditempel hari SABTU
* Penerimaan titipan hari Sabtu, Ahad, dan Senin ditempel hari SELASA

Adapun dananya disalurkan melalui bagian tabungan Pesantren yang saat ini dipegang oleh Ust Muslim Kuswandi.

Dana Masuk Tanpa Identitas

Terkadang ada yang menyulitkan bidang administrasi, ketika sebagian orangtua mengirim dana tidak mengikuti ketentuan baik untuk infaq bulanan maupun titipan uang saku (lihat ketentuan dimaksud di https://almatuq.sch.id/ketentuan-pengiriman-dana-ke-rekening-pesantren).

Identitas dimaksud adalah pencantuman berita di slip transfer jika mengirim dana dengan cara tunai di bank, dan penggunaan kode unik santri jika mengirim dana menggunakan ATM/internet banking/SMS banking, mengingat pengiriman dana melalui fasilitas tersebut tidak menampilkan identitas kiriman (dana untuk siapa dan keperluan apa?)

Yang tak kalah penting dan sangat membantu identifikasi dana masuk adalah konfirmasi dari pengirim dana melalui SMS ke 085624136400 (ust buldan tea…)

(bête)