Kunjungan 5 Orang Masyayikh; Daurah Tanpa Penerjemah (3)

Rabu (6/2), Dalam kunjungan dua hari ke Al-Ma’tuq, Para Masyayikh juga mengadakan daurah kitab Mandzumah Al-Qawa’id Al-Fiqhiyyah, diikuti oleh seluruh santri tingkat Tsanawi (SMA). Kitab yang berisi nadzom-nadzom qaidah fiqih itu alhamdulillah bisa dibahas sampai tuntas mulai pukul 10.30 sampai pukul 14.15 oleh salah seorang tamu, Syaikh Nashir.
Para santri tampak khusuk mendengarkan kajian walaupun Syaikh menyampaikannya dengan bahasa Arab tanpa penerjemah. Mereka pun diajak aktif berbicara dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan oleh Syaikh dan dijawab secara berebutan oleh para santri.
Tak dinyana peserta yang paling aktif bertanya atau menjawab pertanyaan dalam daurah mendapat hadiah fulus dari Syaikh hingga tak kurang dari 9 santri yang diberi hadiah langsung tanpa undian tersebut. Alhamdulillah..
(bete)