Kunjungan ke Darunnajah

Kamis (28/04). Mudir Pesantren Al-Ma’tuq bersama para kepala bidang berkunjung ke Ma’had Darunnajah Jakarta. Kunjungan yang diprakarsai oleh Ketua Yayasan Lajnah Khairiyyah, Ust. Ahmad Zawawi, ini mengajak serta dua pesantren yang berada di bawah binaan Yayasan: Ma’had Al-Ma’tuq Sukabumi dan Ma’had Ibnu Taimiyah Bogor.
Ma’had Darunnajah yang sudah malang melintang di dunia pendidikan pesantren selama lebih dari tiga puluh lima tahun, dianggap Ust Ahmad Zawawi layak ditimba ilmu dan pengalamannya dalam manajemen pesantren dan tonggak-tonggak penting pendidikan.
Suasana akrab dan cair tampak mengemuka dalam pertemuan selama lebih dari dua jam itu, disambut langsung oleh al-mukarram Mudir Ma’had Darunnajah, KH, Mahrus Amin, di kediaman pribadinya yang masih berada di komplek Darunnajah.
“Belum apa-apa langsung disuguhi makan besar nih,” celetuk sebagian anggota rombongan, begitu menyadari aneka makanan telah siap terhidang di meja makan yang telah diatur sedemikian rupa di samping rumah Ust. Mahrus yang telah bertenda.
Setelah acara makan usai, di ruang tamu rumahnya yang cukup luas, Ust. Mahrus yang tampak muda di usia 72 tahun itu, dengan semangat memaparkan lika-liku mengelola Ma’had Darunnajah dan ekspansi pesantren hingga memiliki beberapa cabang di berbagai daerah. Beliau pun begitu cekatan menjawab banyak pertanyaan yang diajukan para peserta rombongan.
Tepat saat adzan Ashar berkumandang, pertemuan pun berakhir dan semua beranjak menuju masjid untuk shalat berjama’ah untuk kemudian kembali ke medan pesantren masing-masing dengan ilmu baru, inspirasi baru, dan semangat baru. Terima kasih, Pak Kiai…