almatuq.sch.id – Sebanyak 127 Santri Pesantren Al-Ma’tuq mengikuti kegiatan yudisium yang dilaksanakan pada Jum’at, 28 Mei 2021. Yudisium dilaksanakan di 2 tempat yang berbeda untuk Markaz Al-Ma’tuq dan Markaz Al-Zamil. Al-Ma’tuq diikuti oleh 67 santri dan Al-Zamil diikuti oleh 60 santriwati.

Kegiatan yudisium tersebut dihadiri Mudir, Kawabid dan Asatidzah masing-masing markaz. Disiarkan secara langsung di aku youtube Al-Ma’tuq TV dan Media Pendidikan Markaz Al-Zamil.

Rangkaian kegiatan yudisium dibarengi dengan pelantikan Khidmah untuk ajaran 2021-2022. Sebelumnya santri mengikuti kegiatan pembekalan calon Khidmah yang dilaksanakan selama 4 hari.

Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq Ust. Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I. berpesan bahwa Khidmah merupakan sebuah kedudukan yang tinggi, dibanggakan dan dimuliakan. Di masa Khidmah juga santri akan melakukan 3 hal, belajar bagaimana belajar yang baik dan benar, belajar mengajar dan belajar karena Allah.

“Semoga Allah subhanahu wata’ala memberikan hidayah, taufik dan pertolongan kepada kalian semua untuk melaksanakn tugas yang mulia ini. Dan semoga melindungi kalian dari segala cobaan, rintangan, tantangan dan godaan yang mungkin akan menghadang kalian.  Pungkas Ust. Ade.

Dalam sambutannya di depan santri putra, Mudir Markaz Al-Ma’tuq Ust. Anfalullah, Lc., M.Pd. menyampaikan program pendidikan di Pesantren Al-Ma’tuq adalah 7 tahun, 6 tahun pendidikan formal dan 1 tahun untuk masa pengabdian atau Khidmah. Khidmah adalah puncak, buah dan tolak ukur keberhasilan dari pendidikan formal yang telah dijalani selama 6 tahun.

Mudir juga berpesan agar santri yang akan menghadapi masa khidmah untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya sebagai tanda amal shalih belajar 6 tahun di pesantren diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala  dan jangan sampai amal shalih rusak dimasa Khidmah berjalan.

“Satu tahun yang akan datang bersama kita di sini harus antum gunakan sebaik-baiknya sebagai tanda bahwa 6 tahun belajar di pesantren itu amal shalihnya diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala.” Ungkap Ust. Anfalullah.

Selain itu, Mudir Markaz Al-Zamil Ust. Latif Maulana, Lc. berpesan untuk santriwati agar selalu menjaga kekompakkan, soliditas dan sinergitas. Semoga keberkahan dan ridha Allah Subhanahu wata’ala mereka dapatkan.

“Agar antunna senantiasa berjamaah, menjaga kekompakkan, menjaga soliditas dan sinergitas diantara antunna. Keberkahan Allah ada pada kebersamaan dianatara antunna. Kemudian juga ikhlaskan semuanya, semata-mata kegiatan ini bertujuan untuk  mengaharapkan ridha Allah Subhanahu wata’ala.”

Sebanyak 120 khidmah akan melaksanakan masa pengabdian di Markaz Al-Ma’tuq dan Al-Zamil dan sisanya akan melaksanakan pengabdian di SMP Al-Hadid Cileungsi. Pesantren Ima Syafi’I, Pesantren An-Naba’ Cianjur, Yayasan Islam At-Taubah dan Pesantren Al-Wafa Bekasi.(am/aml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *