Admin

UJIAN KELULUSAN KELAS XII DIMULAI

M. Ikhsan Riyadhi sedang melaksanakan ujian di depan Ust. Alwi Dahlan

almatuq.sch.id – Jum’at (26/07), Rangkaian ujian kelulusan santri kelas XII Pesantren Al-Ma’tuq telah dimulai. Diawali dengan ujian Al-Qur’an juz 5 bagi santri halqah reguler dan setengah akhir juz 3 bagi santri halqah mujtahid.

 

Santri kelas XII akan mengikuti rangkaian ujian kelulusan lainnya, mulai dari Praktik Khutbah Jum’at dan Imamah, Microteaching (praktik mengajar), Ujian Akhir Pesantren (UAP), Ujian Nasional (UN) dan Ujian Al-Qur’an 10 juz.

 

Tahun ajaran 2019-2020 ini, ujian Al-Qur’an yang awalnya hanya 8 juz menjadi 10 juz. Ujian dilakukan secara akumulatif di akhir tahun ajaran dengan harapan santri memiliki hafalan yang kuat.

 

Sebanyak 64 santri mengikuti ujian Al-Qur’an dengan rincian 44 santri halqah reguler dan 20 santri halqah mujtahid. Peserta ujian dibagi menjadi 8 kelompok dengan 1 penguji.

 

Semoga santri istiqamah dalam membaca, mempelajari, mentadabburi dan menghafal Al-Qur’an. Dan semoga ilmu dan hafalannya menjadi bekal di dunia dan akhiratnya kelak.(am/aml)

SERTIJAB JAM’IYYAH THALABAH MARKAZ AL-MA’TUQ

Serah Terima Jabatan Azmi Abdulhakim (Ketua JT baru) dan Moch. Teguh Saputra (Ketua JT lama)

almatuq.sch.id – Memasuki pekan kedua kegiatan belajar mengajar, Bidang Kesantrian Markaz Al-Ma’tuq mengadakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Jam’iyyah Thalabah pengurus lama ke pengurus baru yang diselenggarakan di Masjid Pesantren Al-Ma’tuq pada Selasa, 23 Juli 2019.

 

Acara Sertijab turut dihadiri oleh Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq Ust. Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I, Mudir Markaz Al-Ma’tuq Ust. Anfalullah, Lc, Kabid Kesantrian Ust. Muhammad Ali, Lc, Kabid Pendidikan Ust. Irwansyah Ramdhani, S.S, segenap asatidzah dan santri.

 

Ust. Ade menjelaskan dalam sambutanya bahwa tujuan dari adanya organisasi santri atau yang dikenal dengan Jam’iyyah Thalabah adalah untuk melatih kemandirian dan kerjasama. Serta menjadi bekal santri ketika hidup bermasyarakat.

“Tujuan dari organisasi santri adalah pertama melatih kemandirian, yang kedua melatih kerjasama dan bekerjasama dalam sebuah tim.” Jelas Ust. Ade.

 

“Ketika kita hidup di masyarakat nanti, kita bisa menjadi orang-orang yang bisa menghimpun kekuatan, menghimpun orang-orang dalam satu kelompok untuk melaksanakan hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan kita.” Tambahnya.

 

“Organisasi yang kita susun ini untuk memudahkan pesantren dalam bakal merealisasikan mimpinya, visinya.” Tambah Ust. Anfalullah dalam sambutannya.

 

Serah Terima Jabatan ditandai dengan mentanda tangani surat pernyataan oleh ketua pengurus JT lama Moch. Teguh Saputra dan ketua JT baru Azmi Abdulhakim dihadapan asatidzah dan santri.

 

Dalam acara ini juga, ada pembagian hadiah dan sertifikat bagi santri berprestasi untuk empat kategori, medali dan sertifikat untuk anggota JT lama serta pembagian buku saku (Kutaib) kosakata bagi seluruh santri. Bagian JT Teraktif, Santri Teraktif, Anggota JT Teraktif dan Angkatan Terbaik. Juara Bagian JT Teraktif : I. Bagian Bahasa, II. Bagian Keamanan, III. Bagian Kebersihan; Juara Santri Teraktif : I. Muhammad, II. Akhdan Sedayu, III. Ariq Yuqa; Juara JT Teraktif : I. Zaky Mumtaz, II. Abdullah Azam, III. Ihsan Riadi dan untuk Juara Angkatan Terbaik diberikan kepada angkatan 15.(am/aml)

PERTEMUAN WALI SANTRI BARU 2019

Suasana Pertemuan Wali Santri Baru

Kabar Ma’had. Pesantren Al-Ma’tuq menyelenggarakan pertemuan wali santri baru tahun ajaran 2019-2020 yang bertempat di Masjid Pesantren Al-Ma’tuq, Ahad, 30 Juni 2019.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pesantren di awal masuk tahun ajaran baru ini, selain untuk silaturahmi, juga untuk saling mengenal dengan keluarga besar Pesantren.

Turut hadir dalam acara tersebut, Mudir Markaz Al-Ma’tuq Ust. Anfalullah, Lc., Mudir Markaz Al-Zamil Ust, Latif Maulana, Lc, asatidzah Pesantren, Ketua Komite MTs Bapak Ir. Cecep Mansur dan Ust. Dr. Erwandi Tarmizi, Lc.,MA.

Dalam sambutannya, Bapak Cecep bercerita tentang pengalaman beliau selama menjadi ketua komite. Beliau juga mengajak wali santri untuk selalu memotivasi anak-anaknya dan mendukung kegiatan dan peraturan yang telah dibuat dan disepakti oleh Pesantren.

“Tidak henti-hentinya kita sama-sama memberikan motivasi kepada putra-putri kita selama melaksanakan kegiatan di Pondok Pesantren ini.” Kata Bapak Cecep.

Ust. Erwandi selaku wali santri dan guru kita semua, beliau memberikan sambutan dan nasihatnya untuk wali santri dan asatidzah. Salah satu cara orang tua mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat adalah dengan mendidik anak-anak menjadi anak yang shalih dengan dibarengi do’a dan tawakkal kepada Allah ‘azza wajal.

“Untuk mendapatkan hal (kebaikan.Red) yang mulia di sisi Allah ‘azza wajal ini, tentu ada asbab (sebab.Red), ada hal-hal yang harus kita lakukan untuk mendapatkan kebaikan dunia akhirat. Diantaranya mendidik mereka menjadi anak yang shalih dan shalihah.” Kata Ust. Erwandi.

“Diantaranya yang paling mulia dan paling utama dan sering terlupakan dalam hal ini adalah berdoa kepada Allah ‘azza wajal.” Tambahnya.

Ust. Erwandi memberikan nasihatnya untuk asatidzah Pesantren agar mengajar dan mengabdi dengan ikhlas serta mengharap ridha Allah ‘azza wajal saja sebagai amal shalih yang akan berguna di akhirat kelak.

“Setiap ilmu yang anda ajarkan, anda sampaikan, anda didikan kepada anak-anak kami tidak akan dilupakan oleh Allah ‘azza wajal menjadi catatan amal shalih anda.” Kata Ust. Erwandi.

Mudir Markaz Al-Ma’tuq Ust. Anfalullah, Lc memberikan sambutan dan pemaparan mengenai Pesantren, kemudian dilanjutkan oleh Mudir Markaz Al-Zamil Ust. Latif, Lc dan asatidzah yang sangat erat hubungannya dengan proses pembelajaran dan peraturan.

Diakhir acara, pembawa acara memberikan kesempatan kepada wali santri yang ingin bertanya langsung kepada asatidzah.

Semoga Allah ‘azza wajal memberikan anak-anak kita kemudahan dan kelancaran dalam menuntut ilmu agama sebagai bekal di dunia dan kahirat.(am/aml)