Pelepasan Khidmah Angkatan IX & Takrim Penghafal Al-Qur’an

Ust. Ujang Rahmat, Lc sedang mengalungkan medali untuk khidmah

Humas Al-Ma’tuq, Sukabumi. Sabtu, 27 April 2019, Pesantren Al-Ma’tuq menyelenggarakan Pelepasan Khidmah Angkatan IX & Penghargaan Bagi Penghafal Al-Qur’an bertempat di lapangan futsal & basket Pesantren Al-Ma’tuq.

Turut hadir dalam acara tersebut Ust. Armi Yunedi, Lc., M.Si dari Yayasan Lajnah Khairiyyah Musytarakah, Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq Ust. Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I., Mudir Ma’had Aisyah bint Abu Bakar Ust. Dr. Edi Suwanto, M.Pd, Kasie Mapenda Kemenag Kab. Sukabumi Bapak H. Oja Haerul Syam, M.Ag, Bapak Ade Risman mewakili Camat Cisaat dan segenap tamu undangan.

Pada tahun ajaran 2018/2019 ada 36 khidmah yang telah menyelesaikan masa baktinya, dan digantikan santri kelas XII untuk mengabdi di Markaz Al-Ma’tuq, Markaz Al-Bassam dan Pesantren Al-Utsaimin di Bangkinang, Riau.

Dalam acara ini juga ada takrim (penghargaan) bagi 30 santri Markaz Al-Bassam dan 4 santri dari Markaz Al-Ma’tuq yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Turut hadir dalam acara pelepasan khidmah sekaligus menyampaikan sambutan mewakili wali santri khidmah Ust. Dr. Firdaus Sanusi, MA. Dalam sambutan yang beliau utarakan, beliau sangat terkesan dengan Pesantren Al-Ma’tuq sebelum beliau memasukkan anak-anaknya. Di samping itu beliau juga mengucapkan banyak terima kasih untuk asatidzah dan memberikan nasihat untuk khidmah yang telah menyelsaikan masa baktinya.
“Secara pribadi saya memilih Ma’had Al-Ma’tuq karena saya meilhat inilah ma’had yang terbaik bukan hanya saja di seputar sukabumi atau hanya di Jawa Barat saja, namun ma’had ini adalah ma’had yang terbaik di seluruh Indonesia. Oleh karena itu saya menitipkan anak-anak saya di ma’had Al-Ma’tuq ini dan ternyata perkembangan yang saya lihat sejak ia (anak-anak saya.Red) memasuki ma’had dan sampai detik hari yang terakhir begitu banyak perubahan-perubahan yang terjadi”. Kata Ust. Firdaus.

“Tidak ada yang saya ucapkan mewakili para wali khidmah kecuali jazakumullahu khairan jaza, barakallahu fiikum. semoga Allah Subhanahu wata’ala memberikan balasan yang setimpal, memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang telah antum semua curahkan berikan kepada anak-anak kami”. Tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ust. Washito’, Lc., MA, dalam sambutannya mewakili wali santri Pesantren Tahfizh Al-Bassam.
“Kami selaku orang tua santri dan mewakili orangtua yang lain mengucapkan syukran jaziilan wajazakumullahu khairan wabaraka fiikum. Semoga ilmu, waktu dan fikiran yang antum luangkan untuk mendidik anak-anak kami, menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan amal shalih antum sekalian. Kata Ust. Washito’.

Bapak H. Oja Haerul Syam, M.Ag selaku Kasie. Mapenda Kemenag Kab. Sukabumi menjelaskan bahwa Pesantren Al-Ma’tuq adalah lembaga pendidikan yang memiliki kelebihan di berbagai bidang.
“Apresiasi luar biasa kepada lembaga pendidikan Al-Ma’tuq, baik pesantren maupun pendidikan formal. Karena bagaimanapun Al-Ma’tuq sudah punya nama besar terutama untuk mewujudkan Sukabumi yang luar biasa, yang maju, Alhamdulillah Al-Ma’tuq bagian dari kita yang sudah punya ciri khas, yang punya kelebihan yang luar biasa di berbagai bidang”. Ungkap Bapak Oja.

Ust. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I memaparkan, beliau meminta maaf dan merasa apa yang diberikan untuk santri dari segi waktu, tenaga dan ilmu untuk santri masih jauh dari kata banyak.
“Sebenarnya hanya sedikit yang bisa kami lakukan, banyak kekurangan, banyak keterbatasan dan banyak ketidakmampuan walau kami berusaha sekuat tenaga, dengan tangan kami, dengan kaki kami, dengan kepala kami, dengan hati kami, mendidik santri-santri kami yang merupakan amanah dari bapak dan ibu. Kami tidak lelah bekerja, kami tidak lelah berjuang dan kami tidak lelah berdo’a kepada Allah ta’ala karena kami menganggap semua santri yang ada di pesantren ini adalah anak-anak kami”. Pungkas Ust. Ade.

Ust. Armi Yunedi mewakili Ust. Achmad Zawawi dari Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap jajaran pemerintah di Kabupaten Sukabumi atas bantuan dan bimbingannya untuk Lembaga yang ada di bawah naungan yayasan. Tidak lupa Ust. Armi juga berterima kasih kepada asatidzah pesantren yang telah meluangkan waktu, fikiran, tenaga dan ilmunya untuk mendidik santri.

“Terima kasih kami kepada segenap lembaga pemerintahan yang ada di Kabupaten Sukabumi ini secara umum, baik dari jajaran Kabupaten Bapak Bupati atau mungkin Bapak Kemenag atau mungkin segenap jajarannya, Muspida sampai yang khusus di Kecamatan Cisaat, dimana tempat ini berada yang lebih khusus lagi Desa Gunungjaya. Kami mengucapkan Jazakumullahu khairan atas segala binaanya selama ini, atas segala lindungannya selama ini. “Kata Ust. Armi.

“Jazaakumllah khairan juga kepada segenap pengajar yang ada di Pesantren Al-Ma’tuq dari Mudir, para Mudara’, para kabid dan seluruh asatidzah. Mudah-mudahan apa yang telah antum luangkan, ilmu, kesempatan dar jerih payah itu bisa menjadi amal jariyah yang akan menjadi pemberat bagi timbangan antum sekalian nanti pada yaumil akhir. Tambahnya.

Semoga Allah ta’ala memberikan kemudahan bagi santri, alumni, asatidzah dan kaum muslimin dalam mengarungi kehidupan mereka.(aml/humas)